11 Oktober 2023 3:21 pm

Tahap Perkembangan Anak Menurut Teori Piaget

Tahap Perkembangan Anak Menurut Teori Piaget
Perkembangan anak adalah proses yang sangat kompleks, yang melibatkan pertumbuhan fisik, emosional, sosial, dan kognitif. Salah satu teori perkembangan kognitif yang paling terkenal dan berpengaruh adalah teori yang dikembangkan oleh seorang psikolog Swiss bernama Jean Piaget. Teori Piaget tentang perkembangan anak-anak telah membantu kita memahami bagaimana anak-anak tumbuh dan berkembang dalam pemahaman mereka tentang dunia. Teori Piaget ini terdiri dari empat tahap perkembangan kognitif yang berbeda, yaitu tahap sensorimotor, tahap praoperasional, tahap operasional konkret, dan tahap operasional formal. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan setiap tahap perkembangan ini.

Tahap Sensorimotor (0-2 tahun)

Tahap pertama dalam teori Piaget adalah tahap sensorimotor, yang berlangsung dari kelahiran hingga sekitar usia 2 tahun. Pada tahap ini, anak-anak belajar tentang dunia melalui indera mereka dan tindakan fisik. Mereka mulai mengembangkan keterampilan dasar seperti menggenggam, meraih, dan menggerakkan tubuh mereka. Salah satu pencapaian penting pada tahap ini adalah pemahaman objek yang tetap, yang berarti bahwa anak-anak mulai menyadari bahwa objek tetap ada meskipun mereka tidak melihatnya.Pada tahap ini, anak-anak juga mulai mengembangkan kemampuan untuk memahami penyebab dan akibat. Mereka mungkin akan bereaksi terhadap tindakan mereka sendiri dan tindakan orang lain. Contohnya, anak mungkin tersenyum saat dia menarik tali mainan dan mainan tersebut bergerak. Tahap sensorimotor merupakan waktu di mana anak-anak sangat eksploratif, dan mereka belajar melalui pengalaman fisik.



untuk pembelian buku klik pada gambar
untuk pembelian buku klik pada gambar

Tahap Praoperasional (2-7 tahun)

Tahap kedua dalam teori Piaget adalah tahap praoperasional, yang berlangsung dari sekitar usia 2 hingga 7 tahun. Pada tahap ini, anak-anak mulai menggunakan simbol, seperti kata dan gambar, untuk merepresentasikan objek dan ide. Mereka juga mengembangkan imajinasi yang kuat dan mulai berbicara dalam bahasa mereka sendiri.Namun, salah satu karakteristik utama dari tahap praoperasional adalah egosentrisme. Anak-anak cenderung melihat dunia dari perspektif mereka sendiri dan sulit memahami sudut pandang orang lain. Mereka mungkin berpikir bahwa semua orang melihat dunia dengan cara yang sama seperti mereka. Selain itu, mereka mungkin mengalami kesulitan dalam memahami konsep abstrak, seperti waktu, ruang, dan kausalitas.

Tahap Operasional Konkret (7-11 tahun)

Tahap ketiga dalam teori Piaget adalah tahap operasional konkret, yang berlangsung dari sekitar usia 7 hingga 11 tahun. Pada tahap ini, anak-anak mulai mengembangkan kemampuan untuk berpikir lebih logis dan konkret. Mereka dapat memahami prinsip-prinsip matematika, mengklasifikasikan objek, dan memahami perubahan volume. Salah satu contoh klasik dari tahap operasional konkret adalah eksperimen berikut: jika Anda mengambil sejumlah bola mainan yang sama dan mengubahnya menjadi bentuk yang berbeda, anak pada tahap ini akan menyadari bahwa jumlah bola tersebut tetap sama, meskipun bentuknya berbeda.Selain itu, anak-anak pada tahap ini mulai memahami konsep perubahan, dan mereka dapat berpikir tentang peristiwa masa lalu dan masa depan. Meskipun berpikir mereka masih konkret, mereka mampu memahami konsep seperti probabilitas dan penalaran yang lebih kompleks.



Tahap Operasional Formal (12 tahun ke atas)

Tahap terakhir dalam teori Piaget adalah tahap operasional formal, yang dimulai pada sekitar usia 12 tahun dan berlanjut ke masa dewasa. Pada tahap ini, anak-anak menjadi lebih abstrak dalam berpikir dan mampu memproses konsep-konsep kompleks. Mereka dapat mempertimbangkan berbagai sudut pandang dan memahami konsep-konsep seperti moralitas, etika, dan hipotesis ilmiah.Selain itu, anak-anak pada tahap operasional formal mampu memecahkan masalah yang lebih kompleks, menggunakan penalaran deduktif, dan berpikir kritis. Mereka juga dapat memahami konsep abstrak seperti keadilan, cinta, dan kebebasan. Ini adalah tahap perkembangan kognitif tertinggi menurut teori Piaget.Penting untuk diingat bahwa perkembangan anak tidak selalu mengikuti tahap-tahap ini dengan sempurna, dan beberapa individu mungkin mengalami tahap-tahap ini pada usia yang berbeda. Faktor-faktor seperti lingkungan, pengalaman, dan interaksi sosial juga dapat memengaruhi perkembangan kognitif anak. Teori Piaget adalah dasar bagi banyak penelitian perkembangan anak dan masih sangat relevan dalam memahami bagaimana anak-anak tumbuh dan berkembang. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tahap perkembangan anak, orang dewasa dapat memberikan dukungan dan pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak dalam proses pembelajaran mereka.


untuk pendaftaran klik gambar ini
untuk pendaftaran klik gambar ini



Blog Post Lainnya
-
@2024 bimbelkanduru Inc.